Memilih menyukaimu adalah membiarkan sakit tanpa diobati. Kita sama-sama saling bertatap, tapi kita tak sama-sama saling berharap. Menyukaimu ialah tertawa yang dipaksakan, kau melucu tentang perempuan bukan aku. Aku tertawa, kau pun tertawa. Aku terpaksa, kau tak terpaksa.
Menyukaimu adalah mencoba sebisa mungkin
menatap lingkar hitam bola matamu. Hilangkan gugup, sembunyikan kenyataan
tentang sukaku. Menyukaimu adalah bersandiwara menjadi
kawan, bahkan adik. Tak boleh lebih, kurang boleh.
Sesekali
menyukaimu adalah menjadi gampangan. Kapan kau butuh, kapan kau pinta, aku tak
pernah alpa. Aku tak sanggup jual mahal.
Menyukaimu adalah mencarimu sebab rindu.
Setelah ketemu, aku berlalu. Merindumu adalah menyapamu.
Menyukaimu
adalah mendengar cerita kasihmu, kekasihmu. Aku akan berpura-pura menggodamu
hingga kau tersipu.
Menyukaimu cukup hanya mengetik tentangmu, dengan amat detail.
Menyukaimu cukup hanya mengetik tentangmu, dengan amat detail.
Depok, 05
januari 2015


