Sajak bertanya pada tulisan
Mengapa tak kau sudahi mengarang ku?
Eja tak berbentuk, makna menguap tak
berdecak
Aku bertanya pada sajak lewat tulisan
Mengapa kau sebut tulisanku sajak?
Hanya karena abstrak susunan kata
perkata
Sajak terpaku, sajak tertunduk
Sajak menggerutu, sajak menggeram
Sebelum titik menyelesaikan tulisanku, aku bertanya
Maukah membantuku mengakhiri
tulisanku?
Sajak gagu, aku layu
Senja sudah merenda langit
sekarang, pertanda waktu tengah
menghabisi sisa-sisa hangat sebelum gigil kelam
nanti
Tulisanmu belumlah sempurna, sajak
bersuara dari sunyi
Aku mengiyakan, sajak meneriakan
sisanya
Filosofi sajak yang bertanya!
Depok,
01 oktober 2014

