Tanya?
Megapa
hujan begitu teduh?
Mengapa
hujan terlalu ramai?
Mengapa
kita kehujanan, Pa?
Tak
ada jawaban,
Satu-satu
gelas plastik dipindah,
Satu-satu
botol-botol dipindah
Gelegar
mengagetkan anak bergenggam mainan lusuh
Menciutkan hati serupa sendiri
Lelaki tua didepannya masih sama, memungut.
Sang anak didebar pertanyaan
Mengapa? Bagaimana? Kapan?
Sesuatu diperutnya bersuara, ia lapar
Satu-satu ia menyamai gesit lelaki tua
Hingga penuh ‘kereseknya’ hampir serupanya,
lantas timbang berwujud uang
Lelaki tua tersenyum,
“semua telah terjawab kan, Nak?”
Depok, 01
Mei 2014

